Kenapa Menjadi Blogger Terasa Sulit? 

Sebenarnya, saya tidak asing dengan yang namanya ngeblog, waktu pertama ngeblog itu sekitar tahun 2010-an kurang-lebih, agak lupa juga. Pada waktu itu saya senang awal-awal mengenal blog, tidak terpikir tentang aturan menulis, jumlah kata, apalagi berpikir mengenai kualitas SEO, kecepatan loading blog, dan pernak-perniknya.

Saya ngeblog waktu awal itu cuma sekitar satu tahunan, ya satu-dua tahunlah. Saya menulis puisi kebanyakan, merasa ‘wow’ karena baru mengenal dunia internet juga. Kemudian mulai ngeblog lagi sekitar awal tahun 2020, di situ saya teriming-iming penghasilan Blogger lain yang bisa sampai jutaan bahkan puluhan juta setiap bulannya.

Hal tersebut membuat saya terobsesi, pengen pakai cara ‘hitam’ buat membangun sebuah blog agar cepat menghasilkan. Tapi kok saya jadi merasa, apa nilainya? Apakah saya benar-benar bisa dikatakan seorang blogger? Karena saya tidak menaruh jiwa saya di situ, saya tidak menaruh nurani, tidak menaruh akal pikiran saya dengan benar.

Kegiatan ngeblog itupun membuat saya jadi tidak jelas arahnya, bukan kesenangan yang diperoleh tapi justru seperti di kejar sesuatu, pokoknya harus ini-itu, biar ini-itu, dan sebagainya. Lalu, gimana saya bisa menikmatinya? Tidak ada aktifitas yang bisa dikatakan ‘menulis’ karena yang dicari adalah peringkat, banyaknya pengunjung, endingnya ke penghasilan.

kepana-menjadi-blogger-terasa-sulit

Tujuan Ngeblog

Mengenai tujuan ngeblog, bukankah normal-normal saja menjadikan uang sebagai tujuan ngeblog? Iya, kalau dipikir ya sangat normal. Namun, untuk mencapai tujuan itulah yang dipertanyakan.

Saya tidak bicara tentang cara apa yang dipakai, cuma mempertanyakannya sama diri sendiri. Apakah saya menikmati kegiatan ngeblog? Ataukah justru sama sekali tidak, karena dipaksakan oleh obsesi tadi.

Membangun sebuah blog, diperlukan gairah supaya bisa bertahan, kecuali punya banyak uang. Tanpa gairah saya yakin tidak akan bertahan lama, baru awal-awal saja gembira, tapi setelah satu-dua bulan tanpa hasil akan menyerah.

Beda halnya jika punya uang, itu berarti gairahnya ke arah bisnis. Mengeluarkan banyak uang untuk mendapatkan lebih banyak, jangankan setahun, kurang dari enam bulan pun sudah bisa merasakan hasil/perkembangan dari blognya.

Gairah atau Bisnis

Jujur, jika saat ini saya menjadikan kegiatan ngeblog sebagai penghasilan itu tidak akan bisa, karena membutuhkan waktu berbulan-bulan bahkan tahun lamanya. Sedangkan tanpa gairah tidak akan bertahan lama, paling lama enam bulan atau ngeblog cuma sesekali saja bisa dihitung jari.

kepana-menjadi-blogger-terasa-sulit

Blogger gratisan itu passion

Passion artinya gairah, semangat kita saat melakukan sesuatu, biasanya kalau sesuatu itu senang dilakukan maka bisa bertahan lama. Jadi, kalau tidak punya modal untuk mengembangkan blog secara cepat, jadikan ngeblog itu gairah, lupakan segala tentang SEO dan pernak-perniknya khusus jika seorang pemula. Cukup blog itu bisa diakses dengan normal, enjoy. Karena bicara SEO itu tidak lepas dari bisnis alias uang.

Blogger yang dulunya bermodalkan passion, setelah bertahun-tahun kemudian bisa mendapatkan hasil, karena passion yang membuat mereka bertahan.

Previous Post

No more post

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact Admin jika ada keperluan.