Apa Itu Anxiety? Kenali Gejala, Penyebab, dan Jenisnya

apa-itu-anxiety-kenali-gejala-penyebab-dan-jenisnya

Banyak orang yang mengira bahwa rasa cemas dan anxiety merupakan suatu gangguan yang masih sama. Padahal, rasa cemas yang masih terkendali dan bisa hilang setelah faktor pemicunya teratasi, bukan termasuk ke dalam anxiety. 

Jika Anda penasaran mengenai gangguan kecemasan atau anxiety, maka bisa simak ulasan berikut ini. 

Mengenal Anxiety Secara Singkat 

Anxiety merupakan suatu kondisi yang membuat penderitanya mengalami gangguan kecemasan yang tidak normal. Biasanya, kecemasan itu muncul tanpa sebab dan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Gangguan kecemasan atau anxiety berbeda dengan rasa cemas biasa. Seseorang yang mengalami anxiety membutuhkan pengobatan atau terapi khusus untuk bisa menghilangkan rasa cemas yang sering timbul tiba-tiba tersebut. 

5+ Gejala Anxiety yang Mesti Anda Tahu 

Umumnya, gejala anxiety bisa dilihat dari ciri berikut ini.

  1. Merasa gelisah secara terus menerus, tanpa ada alasan yang jelas
  2. Sulit berkosentrasi dan pikiran mudah kosong
  3. Detak jantung meningkat atau jantung merasa berdebar-debar
  4. Badan berkeringat dan gemetar
  5. Sulit mengendalikan rasa takut dan rasa cemas, walau pemicunya sudah hilang
  6. Otot menjadi tegang dan merasa gugup berlebihan
  7. Seringkali mendadak mual
  8. Sulit berinteraksi dengan orang lain yang tidak dikenalnya

Gejala atau tanda anxiety di atas merupakan tanda-tanda umum yang biasa terjadi pada pengidap gangguan kecemasan. Selain itu, para penderita anxiety biasanya sering mengalami kecemasan hingga berminggu, bahkan berbulan-bulan. 

Beberapa Penyebab Anxiety

apa-itu-anxiety-kenali-gejala-penyebab-dan-jenisnya

Penyebab munculnya anxiety biasanya terjadi karena hal berikut ini.

  • Faktor Genetik atau Biologis

Penyebab anxiety bisa terjadi karena faktor genetik, dimana Anda memiliki keluarga yang mengalami kondisi tersebut. Jika orang tersebut berada di keluarga terdekat, kemungkinan Anda juga bisa mengalami gangguan anxiety. 

Selain itu, anxiety juga bisa timbul dikarenakan ketidakseimbangan hormon atau sinyal otak yang tidak teratur.

  • Mengalami Kondisi Medis Tertentu 

Terkadang, anxiety juga bisa ditimbulkan karena kondisi medis tertentu. Misalnya, kondisi yang menjadi pemicunya adalah gangguan jantung, pernapasan, tiroid, diabetes dan lainnya.

  • Pernah Mengonsumsi Obat-obatan Tertentu

Seseorang yang mengonsumsi obat-obatan terlarang seperti narkoba, rentan mengalami anxiety. Apalagi, jika sebelumnya sudah pernah memiliki gangguan tersebut. Sehingga, konsumsi narkoba maupun alkohol akan memperparah keadaannya. 

  • Efek Trauma Maupun Stres di Masa Lalu

Penyebab anxiety yang sering terjadi adalah karena efek stres maupun trauma di masa lalu. Seseorang yang pernah mengalami kejadian menyakitkan, pelecehan serta hal serupa akan rentan mengalami anxiety. Mereka menjadi mudah mengalami cemas luar biasa dan sulit untuk mengendalikannya.

Jenis-Jenis Anxiety

Setelah mengetahui gejala dan penyebab anxiety, kini Anda mesti tahu bahwa gangguan cemas ini terbagi ke dalam beberapa jenis, yaitu:

  1. Agoraphobia, yaitu suatu gangguan yang membuat Anda mengalami rasa takut secara berlebihan. Anda akan sering menghindari tempat atau situasi yang menyebabkan diri sendiri menjadi panik, mudah malu, serta sulit meminta tolong.
  2. GAD atau Generalized Anxiety Disorder, yaitu kondisi dimana Anda mengalami kecemasan kronis yang ditandai dengan mudah khawatir serta merasa tegang yang berlebihan. Jenis anxiety ini biasanya akan terjadi secara terus menerus dan sulit untuk dikendalikan.
  3. Panic Disorder, yaitu suatu keadaan dimana Anda mengalami rasa panik yang luar biasa dan tiba-tiba, serta tidak mudah dikendalikan. 

Cara Mengatasi Anxiety

apa-itu-anxiety-kenali-gejala-penyebab-dan-jenisnya

Pentingnya menjaga kesehatan mental, gangguan kecemasan atau anxiety bisa diatasi dengan beberapa cara berikut, yaitu:

  1. Anda bisa mengunjungi psikoterapi untuk membantu menentukan diagnosis serta mengatasi gangguan anxiety tersebut. Biasanya, psikiater akan menyarankan Anda untuk melakukan terapi perilaku kognitif.
  2. Ketika Anda mengunjungi dokter, biasanya mereka akan memberikan Anda obat antidepresan yang akan membantu untuk meredakan perasaan cemas berlebih.

Itulah informasi mengenai gangguan anxiety yang bisa Anda ketahui secara garis besar. Jika Anda mengalami tanda atau gejala seperti di atas, jangan langsung mendiagnosis bahwa Anda memiliki anxiety. Lebih baik datang ke psikiater maupun pihak medis lainnya untuk mendiagnosis hal tersebut.

You May Also Like

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact Admin jika ada keperluan.